Ads Top

Health tips and technics

Detox Cleanse Poison

Detox Cleanse Poison


Sering menghadiri pesta, tidak diragukan lagi, konsumsi makanan berlemak seperti kue kering, cake atau bahkan makanan dengan menu daging serta santan pasti akan meningkat. Hal ini sudah pasti bisa mengakibatkan berat badan naik dan kolesterol pun meningkat. Tetapi semua bisa diatasi dengan melakukan detoxifikasi atau mengeluarkan racun dari makanan yang menumpuk di saluran pencernaan.

Pengeluaran racun bisa melalui keringat, urine dan faeces, yang tentu saja atas bantuan dari kerja hati, ginjal, usus serta paru-paru. Apalagi saat ini makanan lebih banyak diproses sehingga mengandung pengawet, bahan kimia untuk pewarna atau perasa, sayur mayur yang juga mungkin mengandung pestisida.

Kurang mengkonsumsi serat atau air juga bisa menyebabkan sisa-sisa makanan menempel pada dinding usus dan akhirnya menjadi tempat tumbuh bakteria, membusuk dan berubah menjadi racun sebelum akhirnya diserap oleh tubuh dan diedarkan ke seluruh tubuh melalui darah serta biasanya disimpan di sel-sel lemak. Hasilnya, kulit atau rambut terlihat kusam, kesehatan menurun, bahkan bisa menjadi penyakit.

Dengan mengubah pola makan, meningkatkan konsumsi serat dan air maka tubuh dengan mudah bisa mengeluarkan racun dari tubuh. Saat detox, karena tubuh tidak mendapat asupan makanan padat maka tubuh akan menggunakan sel-sel lemak untuk energi, sehingga racun bisa dikeluarkan lewat urine. Selain itu, air yang dikonsumsi akan 'mencuci' usus, sehingga sisa-sisa makanan yang menempel di dinding usus bisa dikeluarkan.

Olahraga sangat dianjurkan sebagai lanjutan perawatan detox karena keringat merupakan suatu sarana tubuh membersihkan diri dari racun di dalam.

Dengan detox, bisa dipastikan ada penurunan berat badan pada hari-hari pertama, meski tidak drastis. Karena detox lebih mengarah ke pembuangan toksin daripada penurunan berat badan. Yang pasti, tubuh akan terasa lebih segar dan sehat. Jika dilakukan berkala dengan perubahan gaya hidup yang sehat maka hasilnya akan lebih maksimal.

Pada umumnya program detox mengajurkan perubahan pola makan untuk 2 hingga 30 hari dengan mengkonsumsi makanan seperti sayur dan buah-buahan segar, jus tanpa tambahan gula, air putih (kurang lebih 2 liter dalam sehari), teh herbal dan karbohidrat kompleks seperti beras merah dan kentang. Sebaiknya makanan ini diproses dengan sedikit garam, lada dan minyak tanpa bumbu-bumbu lainnya.
Hindari makanan seperti semua jenis daging, produk susu (keju, mentega dan krim), minuman berkafein, gula, semua jenis roti, alkohol dan makanan siap saji (junk food). So...if you wanna health, control all of what you eat.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.